Langsung ke konten utama

PCNU Depok Ucapkan Terima Kasih Kepada Habib Abu Bakar Al Aththas Azzabidi

Suara NU Panmas, 20/11/2017

PCNU Depok melalui Ketua Tanfidziyahnya, KH. Raden Salamun Adiningrat, S.Sos, menyampaikan ucapan terima kasih kepada al Habib Abu Bakar bin Hasan Al Athas Az Zabidi yang selama ini telah membimbing pengurus dan warga NU Depok di dalam majelisnya yang diadakan setiap minggu sore ba'da ashar di Jalan Karya Bakti, Tanah Baru, Beji, Depok. Ucapan terima kasih itu disampaikan saat PCNU Depok diberikan waktu untuk menyampaikan sambutan dalam Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam di Majelis Habib Abu Bakar bin Hasan Al Athas Az Zabidi di Tanah Baru Depok, Minggu sore, 19/11/2017.

"Kami menghaturkan terima kasih kepada Habib" kata beliau dalam sambutannya. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para ulama', habaib, warga NU dan jamaah yang hadir dalam peringatan Maulid tersebut. "Ini adalah sebuah kegiatan yang barokah, semoga kita sampai selesai (acara) sepulangnya dari acara, semakin bertambah semangat kita dalam tholabul ilmi, mencintai Nabi Muhammad Sallallahu alaihi Wasallam, dan para dzuriyyahnya. Ilmu adalah warisan para ulama" tambahnya. 

Kiai Salamun juga menyampaikan permohonan maaf kepada Habib apabila selama ini pengurus NU Depok, khidmahnya kepada Habib belum sesuai harapan. Semoga setelah acara tersebut, para warga NU di Depok lebih banyak lagi yang datang ke majelis ini. 

Acara Maulid Agung di Majelis Habib Abu Bakar bin Hasan Al Athas Az Zabidi dimulai ba'da Shalat Ashar berjama'ah dengan Dzikir. Dilanjutkan dengan sambutan PCNU Depok dan langsung pembacaan riwayat Maulid Nabi Muhammad Shallallahu alaihi Wasallam yang dibuka dengan hadiah fatihah oleh Habib Abu Bakar. Setelah pembacaan maulid selesai, acara dilanjutkan dengan do'a yang dipimpin oleh al Habib Abdurrahman bin Ali Asseggaf. Usai doa, para jamaah menyantap hidangan nasi kebuli yang telah disiapkan panitia. 

Ribuan jamaah hadir dalam acara ini. Begitu pula tampak puluhan Banser NU turut berpartisipasi di dalam acara tersebut. Di sela-sela acara, kehadiran al Habib Syekhon al Bahar, Klender, Jakarta Timur, sempat menarik perhatian para jamaah yang hadir. Sehingga mereka berdesak-desakan ingin melihat, memotret, dan bersalaman dengan al Habib Syekhon al Bahar yang dikenal sebagai habib yang majdzub.  

al Habib Abu Bakar bin Hasan Al Athas, dikenal sebagai habib yang sangat mencintai Nahdlatul Ulama'. Sejak kehadirannya di Depok, tahun 2009 beliau memasang plang Majelisnya dengan logo NU di samping logo Majelisnya. Bendera NU juga hampir terpasang di setiap gang dan jalan raya menuju Majelis Habib Abu Bakar saat maulid kemarin. Saat berkenalan dengan tokoh-tokoh NU Depok, beliau mengatakan, "Kenalkan saya Habib Abu Bakar lahir di India, Ana Syafi'iyyul Madzhab wa Asy'ariyyul I'tiqod (Madzhab saya mengikuti Imam Syafi'i Rodliyallohu Anhu, aqidah saya adalah mengikuti Imam Abu Hasan al Asy'ari Rodliyallohu Anhu). Bahkan saat Maulid kemarin sore, Kepada Mu'allim KH M Yusuf, Katib Syuriah PCNU Depok, Habib Abu Bakar berbisik mengatakan, bahwa dirinya ingin membesarkan NU di Depok. 

Sejak muda, Habib Abu Bakar memang sangat dekat dengan tokoh-tokoh NU. Sebut saja di antaranya, al Marhum al Maghfur lah, KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), merupakan sahabat dekatnya sejak belajar di Mesir. Beliau punya banyak kisah bersama Gus Dur, dari mulai ziarah bersama, dan saat Gus Dur sering ke rumahnya saat di Banjarmasin.

Pernah Gus Dur tahun 1990 an berkunjung ke rumahnya di Banjarmasin dan mengeluhkan permasalahan bangsa kepadanya. Habib pun menjawab, "Tenang saja Gus, nanti anda akan jadi Presiden RI". Prediksi Habib menjadi kenyataan. Ternyata Gus Dur menjadi Presiden tahun 2001. Tak heran jika orang yang pertama kali didatangi Gus Dur setelah menjadi Presiden adalah dirinya. "Saya jadi Presiden, seperti kata Habib". Habib pun merendah, "Ah, kebetulan saja Gus". Gus Dur pun juga memprediksi bahwa Habib nanti tinggalnya di dekat rumahnya di Ciganjur. Dan prediksi Gus Dur pun tepat. Kini, Habib Abu Bakar Al Athas tinggal dekat dengan Ciganjur.

Semoga Allah Subhanahu Wa Ta'ala merahmati dan memberkahi Depok berkat kehadiran Habib Abu Bakar bin Hasan Al Athas. Amiiin.      

  
(Tim Redaksi)


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Khutbah Jum'at : Lima Harapan Pegiat Ramadlan

LIMA HARAPAN PEGIAT RAMADLAN اَلْحَمْدُ لِلهِ الَّذِيْ جَعَلَ رَمَضَانَ شَهْرًا مُبَارَكًا وَقِيَامَ لَيَالِيْهِ تَطَوُّعًا وَصِيَامَ نَهَارِهِ وَاجِبًا وَثَوَابَ الْعَمَلِ فِيْهِ مُضَاعَفًا. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ سَيِّدُ وَلَدِ عَدْنَانْ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلَّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَصَحْبِهِ ذَوِيْ الْمَجْدِ وَالْعِرْفَانْ. أَمَّا بَعْدُ فَـيَا أّيُّهَا النَّاسُ أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بَتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ. قَالَ اللهُ تَعَالىَ فِيْ الْقُرْأَنِ الْكَرِيْمِ أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ أَمَنُوْا اتَّقُوْا اللهِ حَقَّ تُقَاتِهِ   وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. (أل عمران : 102) Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah! Apa sebenarnya cita-cita dan harapan seorang muslim yang giat di bulan Ramadlan?. Jawabannya tergambar dalam do’a yang sering dipanjatkannya d...

Rois Syuriah PCNU Depok: Berilmu saja tidak cukup, harus berakhlak juga!

Suara NU Pancoran Mas, 26/10/2017 "Berilmu saja tidak cukup, harus berakhlak juga!". Demikian nasehat Rois Syuriah PCNU Kota Depok, Abuya KH. Zainuddin Ma'shum dalam Pengajian  Kitab Majelis Dzikir dan Shalawat Ziyadatul Akmal, Kelurahan Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoran Mas Kota Depok pimpinan Ust. H. Chaerul Anwar, Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama' (LDNU) Kota Depok. Nasehat itu mengingatkan kita kepada nasehat para ulama salaf yang mengatakan, qoliilun minal adab ahwaju ilaina min katsrotil ilmi (sedikit adab lebih kami butuhkan dibandingkan ilmu yang banyak). Tak heran juga, jika para ulama mengatakan bahwa cirikhas ulama adalah berakhlak mulia dan bersikap dermawan. Dalam pengajian dwi mingguan yang dimulai ba'da Isya' tersebut, Abuya KH. Zainuddin Ma'shum membahas Kitab Fiqih Taqrirotussa'idah. Adapun kitab kedua yaitu Risalah Ahlissunnah Wal Jama'ah karya Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy'arie (Pendiri NU) diasuh oleh Wakil R...

Santri Ma'had Aliy At Tibyan Gelar Bahsul Masail Soal Tabayyun

Suara NU Pancoran Maraknya penggunaan kata Tabayyun oleh masyarakat dan zaman di mana informasi apa saja merajalela di media sosial membuat para asatidz muda kota Depok berkumpul dan membahas soal tabayyun selasa kemarin, 10/4/2018 di Pondok Pesantren At-Tibyan Wadas Pancoran Mas Kota Depok pimpinan Dr. KH M Yusuf Hidayat, Lc, MA (Muallim Yusuf). Beberapa poin yang dihasilkan dari forum tersebut adalah : 1. Makna tabayyun tidak hanya aktif tapi juga meliputi makna pasif dalam arti tatsabbut dan al wuquf (diam tidak komentar, menahan diri, tidak terpancing, tidak terbakar emosi/kebakaran jenggot/bersumbu pendek dan ghoirul i'timad ala qoulil fasiq (tidak mengandalkan ucapan orang fasik). 2. Media sosial yang terpercaya dapat menjadi rujukan tabayyun. 3. Klarifikasi tidak dapat disamakan dengan makna tabayyun yang luas. 4. Berhati-hati untuk menyuruh orang tabayyun karena dapat diartikan menuduh sebagai orang fasik. 5. Pasal-pasal KUHP turut menjadi keterangan dalam Bah...